Selasa, 28 Oktober 2008

Membahas Posisi Bahasa Jurnalistik
-Secara umum Posisi Bahasa Jurnalistik itu strategis
-Secara khusus
 Bahasa Jurnalistik menjadi bahasa khusus sehingga bisa digunakan disegala bidang
 Bahasa Jurnalistik bisa menjadi lab bahasa juga referensi dalam hal penggunaan bahasa keseluruhan sehingga menjadi Trend Setter
 Bahasa Jurnalistik subsistem dari Bahasa Indonesia.

Membahas EYD dalam bahasa jurnalistik
A. Penulisan huruf kapital
1. Jabatan tidak di ikuti nama orang
2. Huruf pertama nama bangsa
3. Nama geografi sebagai nama jenis
4. Setiap unsur bentuk ulang sempurna
5. Penulisan kata depan dan kata sambung

B. Penulisan huruf miring
1. Penulisan nama buku
2. Penulisan penegasan kata
3. Penulisan kata nama ilmiah

C. Penulisan kata turunan
1. Gabungan kata dapat awalan dan akhiran
2. Gabungan kata dalam kombinasi
D.Penulisan gabungan kata
1. Penulisan gabungan kata istilah khusus
2. Penulisan gabungan kata serangkai
E. Penulisan partikel
1. Penulisan partikel pun
2. Penulisan partikel per
F. Penulisan singkatan
1. Penulisan singkatan 3 huruf
2. Penulisan singkatan mata uang
G. Penulisan akronim
1. Akronim nama diri
2. Akronim bukan nama diri
H. Penulisan angka
Penulisan lambang bilangan
1. Penulisan lambang bilangan satu dua kata
2. Penulisan lambang bilangan awal kalimat
3. Penulisan lambang bilangan utuh
4. Penulisan lambang bilangan angka huruf



rossi aprilyani 207400513
jurnalistik C
smt 3

EYD Dalam Bahasa Jurnalistik

EYD Dalam Bahasa Jurnalistik

Saya pikir, materi tentang EYD (Eko Yuni Dharma)upss maksud saya Ejaan yang disempurnakan hanya akan dipelajari hingga SMA.Ternyata...saat ini ni, dibangku kuliah pun juga masih dibahasa malah makin diperdalam.Ya iyalah secara jurusan jurnalistik gitu. Gak mungkinkan anak farmasi belajar EYD he he. Untung aja dosen mata kuliah ini lumayan baek heu heu.
Pada ulusan materi kuliah kemarin, rabu (22/10/08) membahas tentang Penggunaan EYD dalam Bahasa Jurnalistik. Nih belum membahas materinya lho, soalnya pertama-tama yang ditanya Kang Romel mah " keluarkan buku referensi tentang bahasa jurnalistik ". Mungkin hari itu saya lagi apes, buku referensi yang saya bawa ternyata salah. Untung aja saya termasuk kalangan minoritas yang salah membawa buku jadi tertutupi lah kesalahannya ha ha.
EYD dalam bahasa jurnalistik sangat berpengaruh terhadap hasil karya seorang jurnalis. Hal ini dikarenakan masih banyak para jurnalis yang mengabaikan EYD dalam tulisan mereka. Pada bahasan kali ini lebih banyak difokuskan pada kasus kesalahan penulisan EYD yang sering dilakukan oleh para mahasiswa jurnalistik, jurnalis media massa dan penulis. Diantaranya:
A.Penulisan Huruf Kapital
1. Jabatan tidak diikuti nama orang; huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instantsi, atau nama tempat. Misalnya: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Gubernur Jawa Barat Achmad Heryawan. Namun apabila tidak diikuti nama orang maka jabatan ditulis dengan huruf kecil. Misalnya: Menurut gubernur Jabar, kota Bandung semakin hari kian panas.
2.Huruf pertama nama bangsa
Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa. Misalnya : bangsa Indonesia, bahasa Inggris.
3.Nama geografi sebagai nama jenis
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama istilah geografi yang tidak menjadi unsur nama diri. Misalnya: berlayar ke selat sunda, bukan selat Sunda.
4.Setiap Unsur bentuk kata ulang sempurna; huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan, lembaga pemerintahan, dll. Misalnya : Yayasan Ilmu - Ilmu Sosial, bukan Yayasan Ilmu - ilmu Sosial.
5.Penulisan kata depan dan kata sambung;huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata terkecuali di, ke, dari, dan, yang, untuk.
B.Penulisan Huruf miring
1.Penulisan nama buku; huruf miring ditegaskan dalam cetakan dipakai untuk menuliskan nama buku, majalah dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan. Misalnya : Buku Jurnalistik Indonesia, seharusnya Buku Jurnalistik Indonesia
2.Penulisan Penegasan Kata; huruf miring dalam cetakan dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, atau kelompok kata. Misalnya: Hobinya adalah surfing, seharusnya hobinya adalah surfing.
3.Penulisan kata nama ilmiah; huruf miring dan cetakan dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah dan ungkapan asing kecuali yang telah disesuaikan ejaanya.
C.Penulisan kata turunan
1.Gabungan kata dapat awalan akhiran
2.Gabuangan kata dalam kombinasi
D.Penulisan Gabuangan kata
1.Penulisan gabuangan kata istilah khusus
2.Penulisan gabuangan kata serangkai;misalnya: acapakali, kacamata,sukacita.
E.Penulisan partikel
1.Partikel pun; partikel pun yang harus ditulis terpisah: apa pun, kapan pun. Partikel pun yang harus ditulis tidak terpisah: maupun, kalaupun.2.Penulisan partikel per; ... menerima gaji per bulan...
F.Penulisan singkatan
1.Penulisan singkatan umum tiga huruf
2.Penulisan singkatan mata uang
G.Penulisan Akronim
1.Akronim nama diri; misalnya: Universitas Padjajaran (UNPAD).
2.Akronim bukan nama diri; misalnya: Pemilu (Pemilihan Umum).
H.Penulisan Angka; penulisan Rp 7.867.456.421.821 menjadi 7,86 triliun.
I. Penulisan Lambang Bilangan
1.Penulisan lambang bilangan satu-dua kata
2.Penulisan lambang bilangan awal kalimat
3.Penulisan lambang bilangan utuh
4.Penulisan lambang bilangan angka-huruf

Bahasa Jurnalistik

Pertemuan Ke-1
Tgl : 27 Agustus 2008
-Perkenalan
-Kontrak belajar
-Silabus
1.Pengertian Bahasa Jurnalistik
2.Alasan Penggunaan Bahasa Jurnalistik
3.Posisi Bahasa Jurnalistik
4.EYD dalam Bahasa Jurnalistik
5.Penyimpangan EYD
6.Kebijakan Redaksional & style Book
7.Karakteristik Bahasa Jurnalistik
8.Prinsip Penulisan Bahasa Jurnalistik
9.Paragraf Bahasa Jurnalistik
10.Bahasa Jurnalistik Cetak/Online
11.Bahasa JUrnalistik Radio/tv
12.Kata-kata Mubazir dalam Jurnalistik
13.Pemakaian Kata, Kalimat dan Alinea
14.Analisis Penggunaan Bahasa Jurnalistik dalam Karya Jurnalistik.

Pertemuan Ke-2
Tgl : 03 September 2008
Latihan membuat kalimat bahasa Jurnalistik seperti :
-Semakin menjadi makin
-Kurang lebih menjadi sekitar
-Kemudian menjadi lalu
-Andaikan menjadi andai
-apabila menjadi jika



Pertemuan Ke-3
Tgl : 10 September 2008
Membahas Pengertian Bahasa Jurnalistik
-Bahasa Jurnalistik adalah Gaya bahasa yang digunakan oleh wartawan dalam menulis berita. Disebut juga Bahasa Komunikasi Massa (Language of Mass Communication, disebut pula News Paper Language).
-Ciri Utama Bahasa Jurnalistik
Komunikatif artinya langsung ke pokok persoalan (straight to the point) dan
Spesifik artinya mempunyai gaya penulisan tersendiri.

Pertemuan Ke-4
Tgl : 17 September 2008
Membahas Alasan Penggunaan Bahasa Jurnalistik
-Ada tiga factor
Karena keterbatasan ruang dan waktu. Media dibatasi oleh kolom, sedangkan Online dibatasi oleh waktu.
Kepentingan pembaca
Dalam rangka penyesuaian gaya bahasa, bahasnya mudah dimengerti oleh public.

Pertemuan Ke-5
Tgl : 24 September 2008
Membahas Daftar 100 Kata yang Sering Salah Eja
Diantaranya :
1.Aktif = aktip
2.Aktivitas = aktifitas
3.Analisis = analisa
4.Apotek = apotik
5.izin = ijin
6.ijazah = ijasah
7.foto = photo
8.imbau = himbau
9.indera = indra
10.asas = azas dll.

Pertemuan Ke-6
Tgl : 15 Oktober 2008
Membahas Posisi Bahasa Jurnalistik
-Secara umum Posisi Bahasa Jurnalistik itu strategis
-Secara khusus
Bahasa Jurnalistik menjadi bahasa khusus sehingga bisa digunakan disegala bidang
Bahasa Jurnalistik bisa menjadi lab bahasa juga referensi dalam hal penggunaan bahasa keseluruhan sehingga menjadi Trend Setter
Bahasa Jurnalistik subsistem dari Bahasa Indonesia.

Pertemuan ke-7
Tgl:22 Oktober 2008
Membahas EYD dalam bahasa jurnalistik
A. Penulisan huruf kapital
1.Jabatan tidak di ikuti nama orang
2.Huruf pertama nama bangsa
3.Nama geografi sebagai nama jenis
4.Setiap unsur bentuk ulang sempurna
5.Penulisan kata depan dan kata sambung

B. Penulisan huruf miring
1.Penulisan nama buku
2.Penulisan penegasan kata
3.Penulisan kata nama ilmiah

C.Penulisan kata turunan
1.Gabungan kata dapat awalan dan akhiran
2.Gabungan kata dalam kombinasi
D.Penulisan gabungan kata
1.Penulisan gabungan kata istilah khusus
2.Penulisan gabungan kata serangkai
E. Penulisan partikel
1.Penulisan partikel pun
2.Penulisan partikel per
F. Penulisan singkatan
1.Penulisan singkatan 3 huruf
2.Penulisan singkatan mata uang
G. Penulisan akronim
1.Akronim nama diri
2.Akronim bukan nama diri
H. Penulisan angka
Penulisan lambang bilangan
1.Penulisan lambang bilangan satu dua kata
2.Penulisan lambang bilangan awal kalimat
3.Penulisan lambang bilangan utuh
4.Penulisan lambang bilangan angka huruf

Kamis, 23 Oktober 2008



Pagi duniaaaaa....Huaahhh kok masih ngantuk yach...
Hmm...pa kabar niy wahai saudara-saudaraku...Jangan buat dosa dipagi yang indah ini yach
Nah sebagai pembuka pagi ini, saya ceilee ehm ehm maksudnya gw mau bercerita sedikit ajah niy tentang gambar diatas...udah pada yang tau kan gambar apa tuch...
What????zebra crosss!!!sembarangan aja,mentang-mentang warnanya belang item putih tapi buka zebra cross tau....
Tat's my favourite club...yeahhhhhh
duh kalo udah ngomongin juventus mank gak akan pernah abisnya....
Juventus ini adalah club pertama yang gw tau semenjak gw jadi penggila bola. Coz, disitu ada bintang favorit gw, Alessandro Del Piero, pamanya Oki Del Piero itu tuch..idih garing amat pagi-pagi gini yach ha ha....
No matter what happen 'bout them,they are still my idols...walaupun sekarang ini kondisi club lagi "down" tapi gak memudarkan rasa kekaguman gw ma club yang dijuluki la vechia Signora...Banyak bintang yang dicetak dari club ini, mulai dari Michel Platini ( tau kan, ketua FIFA ), Dino Zoff, Zinedine Zidane, Pippo Inzaghi, Del Piero, Nedved, Cannavaro, Buffon hingga si ibrahimovich itu...
Wahai para Juventini..jangan pernah gentar terhadap persaingan alam persepakbolaan di Itali...Juventus akan berjaya hingga buyut ha ha...garingg

Pusinggggg

Pusing nich...kok banyak banget ya beban dalam hidup ini he he...tapi kalau gak ada beban gak idup donk...

Rabu, 22 Oktober 2008

Posisi BaHasa JurNalistik

Kalau sudah membahasa mengenai masalah kejurnalistikan, ulasan mengenai "Posisi Bahasa Jurnalistik" tidak dapat dipisahkan dari kejurnalistikan. Secara emang masih saling berhubungan. Secara umum posisi bahasa jurnalistik itu strategis, kenapa bisa begitu???. Menurut dosen saya, kang Romel pada pertemuan kuliah rabu (15/10/08), bahasa jurnalistik itu adalah bahasa khusus yang digunakan oleh para jurnalis, penulis dalam membuat suatu cerita atau berita. Tidak terlalu baku namun tidak bebas (strategis), memiliki ciri khas, unik dan pastinya dapat dimengerti maknanya oleh masyarakat luas. Dari pejabat di DPR, para koruptor, kondektur, pegawai sipil hingga tukang becak tahu bahasa jurnalistik itu. Selain itu bahasa jurnalistik dapat dijadikan reverensi dari keseluruhan bahasa Indonesia sehingga menjadi "tredsetter". Dalam hal ini kita ambil contoh istilah "curanmor" yang merupakan singkatan dari pencurian motor. Siapa yang menciptakannya??...ya para jurnalis donk.
Bahasa jurnalistik sendiri merupakan subsistem atau cabang dari bahasa Indonesia, jadi walaupun merupakan bahasa khusus dan memiliki ciri khas, namun bahasa jurnalistik harus tetap mengikuti aturan pertata bahasaan yang termuat dalam buku Ejaan yang Disempurnakan (EYD). Istilahnya, walaupun gaul kudu tetap taat peraturan. ( Oki Dalu Pritasari )

MuKaDiMaH Yukkk

HeLLo!!!
Upss,I'm forGot to Say "AssaLammua'LaikuM CinTa" he he
Tat's ouR BLoG,so comE oN n' J0iN wiTh Us...cei cei
Let's IntRoDuCe ouRseLf Nyak:
Ok! DeL PieRo...
PipiT si BuRunG CaMaR
OciEwwww
RaRa MenDut..alaHhhh
We aRe sTuDent's of BanDuNg IsLam UniVersiTy ( is It RiGht???May...)
Happy foReVeR Lha Buat CeMuanya YacH